Selasa, 22 Agustus 2006

Beranda » Misteri Keberadaan Makam Cleopatra

Misteri Keberadaan Makam Cleopatra

Seorang arkeolog senior Mesir, Zani Hawass, kini tengah bersemangat melacak makam ratu legendaris zaman Mesir kuno, Cleopatra, dan kekasihnya Mark Antony- seorang politisi dan jenderal Kekaisaran Romawi pada abad 40-an sebelum Masehi.
div style="text-align: justify;">
Pasalnya, tanggal 20 April 2009, tim arkeolog mengumumkan penemuan awal berupa 22 koin kuno, 10 mumi, dan fragmen wajah yang retak pada bagian dagu. Itu menjadi petunjuk berharga untuk menemukan kuburan Mark Antony dan Cleopatra, yang selama ini menghilang ditelan bumi.

Zahi Hawass memperlihatkan tempat harta karun kuno itu ditemukan kepada para wartawan, dalam tur di kuil dewa Osiris yang telah berusia 2.000 tahun. Hawass yakin, di situs yang berlokasi di dekat Laut Mediteran tersebut terletak makam sepasang kekasih yang menjadi misteri sekian lama.

"Menurut saya, jika makam itu ditemukan, maka itu akan menjadi penemuan paling penting pada abad 21 karena kisah cinta antara Cleopatra dan Mark Antony, dan karena kisah menyedihkan tentang kematian mereka," kata Hawass.

Mark Antony dan Cleopatra menantang Caesar Augustus untuk merebut kendali atas Kerajaan Roma, lebih dari dua milenium lalu. Namun pasukan tempur mereka berhasil dikalahkan. Mereka lalu bunuh diri. Mark Antony dengan menghunus pedang, Cleopatra dengan ular berbisa. Sejarawan Roma, Plutarch, mengatakan Caesar mengizinkan mereka untuk dikubur bersama, tetapi makam mereka tidak pernah ditemukan.

"Jika Anda lihat wajah Mark Antony, banyak orang yakin kalau dia memiliki luka di dagunya, dan itulah mengapa saya berpikir bahwa ini bisa saja adalah Mark Antony," kata Hawass sambil menujukkan fragmen tersebut. Namun dia mengaku bahwa mereka tidak yakin seratus persen dan bergurau bahwa topeng itu bisa saja melukiskan Richard Burton, aktor yang berperan sebagai Mark Antony pada film "Cleopatra", tahun 1963, yang juga dibintangi Elizabeth Taylor.

Namun, penemuan 10 mumi di luar kuil meyakinkan Hawass bahwa ada tokoh penting yang dimakamkan di dalam kuil. "Tidak ada yang dikubur di luar kuil tanpa sebuah alasan. Kami melihatnya di pada masa firaun, selalu ada mumi yang dikuburkan di samping piramida," katanya.